[movie] The Girl on the Train (2016)

by - 1/11/2017 08:56:00 pm


assalamualaikum!

I've just watched this based-on-the-book movie. Biasanya ya, biasanya, film itu selalu gak lebih bagus daripada buku, dan karena I always have such a high expectation on the movie after reading the book, I decided to NOT read the book first. 

Jadilah pada tanggal 9 Januari 2017, gue nonton film ini, The Girl on the Train. OH MY GOD!1!1!
Gue gak akan bilang keren banget sih, honestly. Keren aja kayanya cukup #belagu. Tapi justru bikin gue makin kebelet baca bukunya HOHOHAH.

Ekhem.
Jadi, ini menceritakan tentang....um.....sebuah misteri (yaiyalah). Ada 3 tokoh wanita, yang satu Rachel, satu lagi Megan, satu lagi Anna. Mbak Rachel ini peminum, doi punya masalah sama alkohol dan punya tampang yang agak bikin gue sebel sendiri sepanjang film. Mengkerut mulu ga ada senyum - senyumnya #skip. Mbak Rachel kehilangan suaminya karena mas suami selingkuh, dan lebih milih mbak Anna yang bisa ngasih doi anak. (BTW, yang jadi suaminya itu Justin Theroux. Justin freaking Theroux. Sebel banget liat mas Justin dari semenjak Charlie's Angels. Jahat pisan mukanya.)

Mbak Rachel ini kerjaannya tiap hari naik kereta. Selama di kereta, dia suka merhatiin yang dia lewatin gitu. Mbak Rachel juga punya #relationshipgoals guys, yaitu sepasang suami istri yang tinggal di Jl Beckett no. 15. NAH one day, mbak Rachel saw the wife kissing another guy in the balcony. So she assumed that the wife is cheating on her husband. THEY ARE RACHEL'S #RELATIONSHIP GOALS. Ini memicu anger banget gak sih? Huh. Batinku terusik, kata Mbak Rachel (nggak sih)

Theeeen, mbak Rachel turun di salah satu stasiun (gue lupa namanya) trus ngeliat mbak-mbak blonde yang dia kira itu adalah Anna (istri mantan suaminya). Akhirnya doi buntutin tuh sampe jembatan. Trus mbak Rachel neriakin "WHOOREEE" ke mbak Anna. Karena mbak Rachel lagi mabok dan suasananya lagi gelap, otomatis semuanya terasa kabur dong yah, dan SUDDENLY, she woke up  in her bed, with bloods on her face, and also her sweater. IDIH. Bingung gak lo kalo jadi mbak Rachel? 

IH GILA APAAN NIH GAES? I KNOW NOTHING. batin mbak Rachel. (nggak sih)

Pas mbak Rachel naik kereta lagi, penumpang sebelahnya lagi megang koran tuh. Dia kepo kan ya, ih apatuh isi korannya, batin mbak Rachel. Ternyata eh ternyata, ada info orang hilang, siapa coba yang ilang? Si mbak Megan, tak lain tak bukan adalah mbak Rachel's #relationshipgoals.
(BTW, mbak Megan ini dulu tetanggaan sama mbak Rachel. Setelah mbak Rachel cerai, suaminya tetep tinggal di rumah itu (kalo gasalah Jl Beckett no. 13) dan mbak Megan pun jadi tetangga sekaligus babysitternya anak mbak Anna).

NAH (lagi) dari situ deh ceritanya mulai seru. Tonton buruan!

Point is, cerita ini seru. Gue pribadi sukak banget sama model-model cerita yang beginian, 
woke up at nowhere, clueless, and you found out your shirt or whatever in your body covered in bloods, whiw, tiba-tiba panic at the disco, eh, panic attack. 
Cuma, ide cerita macem gini lumayan sering gue temui sih, honestly. Tapi gue lupa cerita apa dan yang mana, saking bertumpuknya memori-memori gue tentang ide cerita novel-novel kriminal dan film-film yang pernah gue liat. LOL. Tapi yang paling gue inget, drama koreanya Dr. Frost, ada satu episode tentang cowok mabuk yang tetiba bangun entah dimana dengan pakaian berlumur darah. 

HUHU. Seriously, I love this story. Kalo endingnya dibilang twist, gak twist-twist banget sejujurnya, karena emang perputaran tokohnya disitu-situ aja kan ya (ini bisa dibilang clue-clue atau spoiler gak sih guys? LOL), dan cerita ini gak terlalu punya banyak tokoh, tapi selalu ada moment-moment yang bikin gue "GOSH. WHAT THE ASDFGHJKL$#@%" well ya, something like that. Tapi, tapi, tapi kurang banget bikin ser-seran gimanaaa gitu. Deg-degan ada sih, tapi bentar doang, kurang greget. Now I wonder why the novel is the no.1 bestseller. Pasti ada something spectacular di buku ini #sotoytingkatZeusdanPoseidondigabungin. Nyehehe.

Baiklah, aku akhiri saja post-an ini, karena tujuan gue menulis ini hanyalah untuk melampiaskan emosi positif yang gue dapatkan setelah menonton film (?) and I also want to say sorry because I -sometimes- really bad in explaining something. *cry*

So,
Bye!

You May Also Like

0 comments